Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label lukas 7:36-50

Yesus diurapi Wanita Berdosa - Part #2 : Maria Magdalena

Di bagian pertama, kita telah membaca bagaimana perilaku dan motif si Simon Farisi cs di dalam menjamu TUHAN YESUS ke dalam rumahnya. Mereka mempunyai motif yang salah thdp YESUS Kristus. Di mata manusia, mungkin apa yang dilakukan oleh Simon Farisi cs adalah sesuatu yang sangat baik, mengundang seorang Yesus Kristus, sang guru, pembuat mukjizat, orang yang sangat populer. Mungkin saja niat Simon Farisi cs adalah ingin menunjukkan kepada masyarakat saat itu mereka adalah orang yang baik, ingin mencari nama besar mendompleng nama Yesus, dll. Apa yang dilakukan mereka telah heboh di masyarakat dan menjadi bahan perbincangan yang meluas, bahkan sampai di telinga seorang perempuan pendosa yang bernama Maria Magdalena. Ya, mungkin sebelum mengundang TUHAN YESUS ke rumah, mereka telah melakukan pengumuman di seluruh Galilea bahwa ada jamuan untuk sang Rabbi! Ujung2nya adalah kepopuleran pribadi dan tentunya sinagog yang mereka bangun akan semakin ramai dikunjungi. Di saat ini, kita tau, bany...

Yesus diurapi perempuan berdosa #1 - Simon si Farisi & CS

Perikop di dalam Alkitab ini begitu menyentuh sekaligus begitu menguatkan bagi saya dan mungkin bagi anda, terutama kepada orang-orang yang merasa dirinya sangat direndahkan, berdosa, tidak layak, kotor, najis dan sebagainya. Di dalam kisah ini diceritakan bahwa seorang Farisi mengundang Yesus makan di rumahnya bersama-sama dengan beberapa rekannya. Luk 7:36 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Jika anda perhatikan baik-baik, motif dari Farisi yang bernama Simon tsb mengundang Yesus makan bukanlah dengan maksud yang baik. Ada kesan Simon si Farisi ingin mempermalukan TUHAN YESUS. 1. Dia tidak menyediakan air pembasuhan kaki (padahal sebagai seorang Farisi yang tahu dan sangat memegang adat istiadat, Simon si Farisi harusnya sudah "katam". Sudah menjadi satu kebiasaan yang tidak akan hilang dari bagian hidupnya) . , tidak menciumnya saat masuk ke rumah sebagaimana yang harus dilakukan untuk ...