Langsung ke konten utama

Postingan

Baptisan Selam, Pentingkah?

Sebagai pengikut Kristus, seorang Kristen seharusnya mengikuti teladan yang telah TUHAN Yesus lakukan sewaktu pelayananNya di dunia ini. Dalam jangka waktu yang singkat,TUHAN Yesus telah memberikan teladan yang begitu banyak. Beberapa diantaranya kelihatannya bersifat simbolik, tetapi tetap dilakukan. Baptisan air dan Perjamuan Kudus adalah dua hal yang terkesan simbolik belaka sehingga mengundang 'perdebatan' secara teologis. Sebenarnya, perdebatan yang tidak bermanfaat itu harus dihindari, tetapi itulah kenyataannya. Apalagi mengenai baptisan air, perdebatan baptisan percik dan perdebatan selam bahkan kalau tidak hati-hati akan menyebabkan perpecahan. TUHAN Yesus akan sangat sedih sekali ! Tetapi sebagai pengikut Kristus, tentunya kita harus mengikuti apa yang menjadi teladan bahkan perintah TUHAN YESUS. Untuk baptisan air, apapun bentuknya, baptisan adalah elemen yang sangat penting, jawabannya adalah HARUS. Seorang yang telah BERTOBAT dan MENERIMA YESUS sebagai TUHAN dan J...

Sesuatu Yang Baik Bisa Jadi Salah

Saudara-saudara, misteri hati memang merupakan sebuah misteri antara manusia dengan sang Penciptanya. Pepatah 'dalamnya lautan bisa diukur, dalamnya hati seseorang tidak ada yang bisa mengetahuinya'. ada sedikit kebenarannya, tetapi puji syukur kepada TUHAN, Ia mengaruniakan kepada orang-orang tertentu untuk bisa menimbanya. Amsal 20:5 Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya. Secara kasat mata, tidak ada seorangpun manusia yang bisa mengetahui isi manusia lain seratus persen. Hanya TUHAN, sang Pencipta yang bisa mengetahuinya. Penampilan seorang manusia seringkali menipu pandangan manusia lainnya. Makanya di dunia ini, penipuan sering terjadi, dan anehnya, manusia terus menerus tertipu oleh penampilan luar. Bagi TUHAN, penampilan luar tidak terlalu dipentingkan, tetapi isi hati lebih dipandang sebagai sesuatu yang lebih penting. Performa Saul, raja pertama Israel yang tinggi perawakannya dan tampan ditolak oleh TUH...

Dosa Turunan

Pada hakikatnya setiap manusia sudah jatuh di dalam dosa. Ketika seorang manusia dilahirkan, telah ada benih dosa yang sudah dibawa ke dunia, tetapi sayangnya banyak orang memungkirinya (ya, dengan memungkirinya, itu sudah contoh sebuah contoh keangkuhan, dan keangkuhan itu adalah bagian dosa). Ada 3 hal yang telah dibawa manusia ketika dilahirkan, dan 3 hal itulah yang akan terus melekat kepada manusia sampai mati. Keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup adalah 3 hal tersebut. Kita bisa menjumpai 3 hal tsb meskipun pada bayi. 1 Yohanes 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Tidak pernah kita mengajarkan seorang anak kecil untuk egois, mereka bisa egois, tidak pernah kita ajarkan anak kecil untuk berbohong, mereka bisa berbohong, tidak pernah kita ajarkan mereka untuk merampas mainan temannya, mereka bisa melakukannya sendiri. Benih dosa itu semakin har...

Siapakah Yang Masuk dan Siapakah Yang Terbesar : Kerajaan Sorga?

Tuhan Yesus tidak secara langsung memberikan jawaban kepada murid-muridNya mengenai siapa yang terbesar di kerajaan Sorga. Tetapi malahan TUHAN YESUS membagi ke dalam 2 bagian penjelasan. Kalau kita perhatikan baik-baik, TUHAN YESUS seolah-olah ingin mengajari murid-muridNya dengan satu pesan: "Hei..jangan dulu bicara dulu deh siapa yang terbesar di Kerajaan Sorga, tapi mari kita kembali ke dasar, siapa yang masuk ke Kerajaan Sorga". A. Siapakah Yang Masuk ke Kerajaan Sorga? Matius 18:2 Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka Matius 18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 1. Bertobat dan Dibaptis - Lahir Baru Pertobatan merupakan awal dari mendapatkan keselamatan. Tanpa pertobatan sejati [18 lessons], tidak mungkin kita bisa menerima keselamatan. Pertobatan yang pura-pura ataupun pertobatan karena keterp...

Yesus diurapi Wanita Berdosa - Part #2 : Maria Magdalena

Di bagian pertama, kita telah membaca bagaimana perilaku dan motif si Simon Farisi cs di dalam menjamu TUHAN YESUS ke dalam rumahnya. Mereka mempunyai motif yang salah thdp YESUS Kristus. Di mata manusia, mungkin apa yang dilakukan oleh Simon Farisi cs adalah sesuatu yang sangat baik, mengundang seorang Yesus Kristus, sang guru, pembuat mukjizat, orang yang sangat populer. Mungkin saja niat Simon Farisi cs adalah ingin menunjukkan kepada masyarakat saat itu mereka adalah orang yang baik, ingin mencari nama besar mendompleng nama Yesus, dll. Apa yang dilakukan mereka telah heboh di masyarakat dan menjadi bahan perbincangan yang meluas, bahkan sampai di telinga seorang perempuan pendosa yang bernama Maria Magdalena. Ya, mungkin sebelum mengundang TUHAN YESUS ke rumah, mereka telah melakukan pengumuman di seluruh Galilea bahwa ada jamuan untuk sang Rabbi! Ujung2nya adalah kepopuleran pribadi dan tentunya sinagog yang mereka bangun akan semakin ramai dikunjungi. Di saat ini, kita tau, bany...

"Ikutlah Aku" Atau Kamu Akan Terlewatkan !

Prakata Saudara-saudara, dari kedua murid kesayangan Yesus Kristus, sebagian besar seperti yang tertulis di Injil menceritakan sebuah respon yang baik kepada TUHAN YESUS. Petrus, Andreas, Yohanes, Yakobus adalah beberapa contoh dari orang-orang yang berani MENGAMBIL KEPUTUSAN di dalam hidup mereka. Meskipun pada saat tangkapan ikan yang banyak mereka dapatkan (DENGAN BANTUAN TUHAN YESUS), mereka tidak terfokus dengan hasil tangkapan yang besar. Mereka tidak menjadi RAKUS oleh tangkapan ikan yang HAMPIR MEROBEKKAN JALA. Secara manusiawi, tentu sebenarnya mereka bisa saja menjadi terfokus kepada materi dan tidak bersedia ikut TUHAN YESUS. Tapi mereka memilih KEPUTUSAN YANG TEPAT, mereka justru meninggalkan tangkapan ikan yang banyak, dan membiarkan orang lain yang menikmati HASILNYA. Di Alkitab PL, nabi Elisa juga merupakan sebuah contoh PENGAMBIL KEPUTUSAN YANG TEPAT. Nabi Abraham, bapa beriman JUGA MENJADI SEORANG TELADAN yang sangat baik. Musa menjadi tokoh selanjutnya, dan masih bany...

Janda Miskin dan Nabi Elisa - Bagian #1 (Sikap Hati dan Rasa Tanggung Jawab si Janda)

Nabi Elisa merupakan seorang penerus dari Nabi Elia. Dari kehidupan tokoh Alkitab ini, kita bisa belajar banyak, terutama keberaniannya untuk meninggalkan zona nyamannya sebagai anak orang kaya. Seperti halnya Petrus, Andreas, Yohanes dan Yakobus ketika dipanggil menjadi murid oleh TUHAN YESUS, Elisa pun berani meninggalkan kehidupan makmurnya untuk mengikuti nabi Elia yang pelayanannya sangat berat. Karena sikap hatinya tsb, maka nabi Elisa dipakai oleh TUHAN sebagai hamba TUHAN yang luar biasa. Mukjizat demi mukjizat dilakukannya tentunya dengan bantuan TUHAN. Kali ini saya ingin membahas mengenai kisah seorang janda, menantu dari hamba TUHAN yang telah meninggal yang meminta pertolongan kepada nabi Elisa. Latar belakang dari peristiwa ini berada di zaman raja Yoram, anak Ahab, raja Israel. Kehidupan pada zaman itu tidak terlalu berbeda dengan masa kini di mana-mana orang-orang yang benar malah tidak mendapatkan tempat, justru nabi-nabi palsu dan orang-orang yang tidak mempunyai ha...