Langsung ke konten utama

Postingan

Sisi Lain Dari Peristiwa Pengorbanan Abraham di Gunung Moria

Søren Kierkegaard seorang filsuf Kristen asal Denmark menafsirkan kitab Kejadiaan untuk peristiwa penyembelihan terhadap Ishak. Dia menggambarkan saat itu, Abraham bukan hanya beriman kuat terhadap Tuhan Allah untuk mengorbankan anaknya. Tapi di sisi lain, dirinya harus memutar otak untuk menjelaskan kepada Ishak untuk apa dan mengapa harus dia dikorbankan. Abraham tidak mau Ishak sakit hati terhadap Tuhan Allah karena dianggap kejam. Untuk itu, Abraham ditafsirkan melakukan kekerasan fisik ke Ishak. Beliau mengancam,menendang, menampar sekeras mungkin untuk menyakinkan Ishak bahwa inisiatif untuk mengorbankan dirinya adalah murni dari keinginannya sendiri, tidak ada kaitannya dengan Tuhan Allah. Abraham terpaksa berbohong, berlaku keras untuk membela Tuhan Allah di depan Ishak. Itulah pandangan Søren Kierkegaard tentang dilema yang dialami Abraham di gunung Moria. Itu masih sebagian loh. Belum lagi bagaimana Abraham harus menghadapi pertanyaan Sarah ke mana mereka hendak pergi. ...

Mengupas Alkitab Perjanjian Baru - Surat Roma 3

Roma 3:1-2 -> Kelebihan Yahudi dan sunat : Mereka dipercayakan pemberitaan Firman Tuhan. Tetapi kelebihan Yahudi juga justru menjadi kelemahan mereka oleh karena ketidakmampuan mereka untuk melakukan tuntutan hukum Taurat. Bahasa awamnya: Mereka tidak amanah. Ketika mereka tidak bisa menjalankan seluruh hukum Taurat, mereka sudah dibisa dikategorikan TIDAK SETIA. Roma 3:3-4 -> Ketidaksetiaan Yahudi (dalam hal ini di dalam melakukan SELURUH hukum Taurat) TIDAK membatalkan kesetiaan TUHAN. KESETIAAN ALLAH adalah MUTLAK, diadu seperti apapun juga DIA tetap SETIA. Sebaliknya MANUSIA adalah TIDAK SETIA, mau diadu apapun juga MANUSIA TIDAK BISA DIPERCAYA (sekali lagi dalam hal melakukan SELURUH HUKUM TAURAT). Di ayat-ayat di atas, secara tersirat Rasul Paulus menyentil orang Yahudi yang membanggakan sunat dan hukum Taurat. Fakta sesungguhnya, orang Yahudi yang punya hukum Taurat tidak mampu melakukan tuntunan hukum Taurat. (ITULAH SEBABNYA MEREKA DIKATAKAN TIDAK SETIA) Roma...

Perenungan #1

Ketika kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu, ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah (kisah penciptaan manusia) "Ketika terik matahari menyengat ,disitulah butiran air diangkat Ke Langit membentuk awan" (zaman pengangkatan orang pilihan)

"Melayani TUHAN Dengan Harta"

Jika anda bertanya kepada banyak orang "Kristen" kenapa tidak melayani TUHAN, mereka sebagian besar akan menjawab "Tunggu kalau saya sudah punya harta, saya akan melayani TUHAN pada saat itu". Di antara jutaan orang tersebut, mungkin itu adalah anda. Yang pasti itu adalah saya waktu masih hidup di dalam kedagingan. Sebenarnya persepsi seperti itu ("MELAYANI TUHAN DENGAN UANG") juga harus menjadi teguran buat hamba-hamba TUHAN yang saat ini di dalam isi khotbahnya lebih mirip pengemis daripada wakil TUHAN. Pokok persepuluhan yang dikhotbahkan para pendeta yang selalu menjadi topik paling utama itulah yang membuat banyak menyangka bahwa melayani TUHAN hanya melulu berdasarkan harta. Apapun alasan dan dalih orang Kristen melayani TUHAN jika sudah kaya akan menimbulkan pertanyaan kepada diri mereka sendiri "apakah waktu itu punya kamu?". Atau "apakah kamu berani jamin kamu akan kaya?". Atau mungkin akan bertanya "apakah AKU kekuran...

Pengharapan Sejati

Adalah wajar jika di dalam hidup seseorang mempunyai sesosok figur yang dikaguminya, bahkan menjadi panutan di dalam hidupnya. Manusia setelah jatuh ke dalam dosa yang sudah tidak dapat secara langsung bersekutu bersama TUHAN Allah diberikan seseorang yang menjadi perwakilan TUHAN di dunia. Orang tua adalah wakil sah TUHAN Allah di dunia yang sementara ini yang sebenarnya bertanggung jawab untuk membawa anaknya kembali kepada TUHAN. Secara fakta, justru hal ini hasilnya malahan bertolak belakang, justru banyak orang tua dewasa ini menjadi batu sandungan buat anak-anak mereka percaya kepada TUHAN. Kegagalan rumah tangga menjadi penyebab hilangnya figur orang tua, baik papa maupun mama di mata anak yang membutuhkan teladan. Karena itulah, anak-anak yang tidak menemukan figur teladan orang tua seringnya tumbuh mencari figur idola di luar keluarga. Setan yang selalu ingin tampil menjadi pahlawan kesiangan seringkali "berhasil" untuk menciptakan figur-figur hero dan superhero yang...

Lahir Baru

Tanda-tanda yang mengisyaratkan seorang anak manusia akan lahir di bumi adalah adanya kontraksi hebat di dalam perut seorang wanita hamil. Adanya pemberontakan hebat di dalam perut sang wanita yang telah memeliharanya dengan kasih selama 9 bulan di dalam rahim adalah satu peristiwa natural yang mengisyaratkan bahwa si bayi sudah saatnya dilepaskan dari "belenggu" yang sekian lama mengikatnya. Ketika itulah saatnya seorang anak bayi baru keluar dari perut ibunya. Apa yg pertama kali dilakukannya adalah menangis. Adanya hirupan udara baru yg masuk ke hidungnya yang masuk ke paru-paru memberikan satu nuansa baru di jiwanya yang tidak terkatakan dan yang diungkapkan dengan isakan dan tangisan tak henti2nya. Perasaan yang terkungkung 9 bulan di rahim mamanya terlepas pada saat bantuan orang yang membidaninya membantu mengeluarkannya ataupun tanpa campur tangan bidan. Itulah saat pertama kali dirinya melihat dunia baru. Segera sesuatu itu, tali pusar atau ari-ari pun harus segera d...

Kuasa TUHAN Yang Kekal Tidak Bisa Dibatasi Oleh Manusia, Ruang dan Waktu

Pesta perkawinan di Kana adalah event yang paling bersejarah mengenai karya sang juru selamat yang agung karena dari sanalah permulaan kuasa Allah dinyatakan secara terbuka di depan manusia. Di sanalah diperkenalkan Yesus adalah sebagai Tuhan Allah secara langsung kepada Maria, murid-muridNya dan kepada para hamba yang ada di pesta. Secara tidak langsung hasil dari perbuatan mukjizatNya dinyatakan kepada pemimpin pesta, mempelai laki-laki dan perempuan, dan juga kepada para hadirin yang hadir di pesta yang mencicipi anggur terbaik. Di pesta ini, TUHAN Yesus ingin menunjukkan kepada semua orang, juga kepada pembaca bahwa Dia adalah TUHAN Allah yang mempunyai kedaulatan, tidak dibatasi ruang dan waktu, bisa memakai apapun untuk menunjukkan kemuliaanNya dan juga sifat konsistenNya yang kekal. Dari artikel ini kita bisa memahami lebih dalam lagi sifat-sifat TUHAN yang merupakan paradoks dari sifat dan kebiasaan manusia yang selalu memandang muka, legistik dan tidak konsisten. Ada 4 poi...