Langsung ke konten utama

Postingan

Lahir Baru

Tanda-tanda yang mengisyaratkan seorang anak manusia akan lahir di bumi adalah adanya kontraksi hebat di dalam perut seorang wanita hamil. Adanya pemberontakan hebat di dalam perut sang wanita yang telah memeliharanya dengan kasih selama 9 bulan di dalam rahim adalah satu peristiwa natural yang mengisyaratkan bahwa si bayi sudah saatnya dilepaskan dari "belenggu" yang sekian lama mengikatnya. Ketika itulah saatnya seorang anak bayi baru keluar dari perut ibunya. Apa yg pertama kali dilakukannya adalah menangis. Adanya hirupan udara baru yg masuk ke hidungnya yang masuk ke paru-paru memberikan satu nuansa baru di jiwanya yang tidak terkatakan dan yang diungkapkan dengan isakan dan tangisan tak henti2nya. Perasaan yang terkungkung 9 bulan di rahim mamanya terlepas pada saat bantuan orang yang membidaninya membantu mengeluarkannya ataupun tanpa campur tangan bidan. Itulah saat pertama kali dirinya melihat dunia baru. Segera sesuatu itu, tali pusar atau ari-ari pun harus segera d...

Kuasa TUHAN Yang Kekal Tidak Bisa Dibatasi Oleh Manusia, Ruang dan Waktu

Pesta perkawinan di Kana adalah event yang paling bersejarah mengenai karya sang juru selamat yang agung karena dari sanalah permulaan kuasa Allah dinyatakan secara terbuka di depan manusia. Di sanalah diperkenalkan Yesus adalah sebagai Tuhan Allah secara langsung kepada Maria, murid-muridNya dan kepada para hamba yang ada di pesta. Secara tidak langsung hasil dari perbuatan mukjizatNya dinyatakan kepada pemimpin pesta, mempelai laki-laki dan perempuan, dan juga kepada para hadirin yang hadir di pesta yang mencicipi anggur terbaik. Di pesta ini, TUHAN Yesus ingin menunjukkan kepada semua orang, juga kepada pembaca bahwa Dia adalah TUHAN Allah yang mempunyai kedaulatan, tidak dibatasi ruang dan waktu, bisa memakai apapun untuk menunjukkan kemuliaanNya dan juga sifat konsistenNya yang kekal. Dari artikel ini kita bisa memahami lebih dalam lagi sifat-sifat TUHAN yang merupakan paradoks dari sifat dan kebiasaan manusia yang selalu memandang muka, legistik dan tidak konsisten. Ada 4 poi...

Mengubah Kutuk Jadi Berkat

Beberapa kali saya mendengar bahwa ada beberapa pendeta, dan mungkin saja seringkali para hamba TUHAN mencoba untuk membahas topik ini. Tetapi prihatin, secara personal pernah saya dengar bahkan nonton secara visual bagaimana seorang hamba TUHAN yang cukup terkenal mengkhotbahkan topik sesuai judul di artikel ini dengan pemahaman yang sangat dangkal dan tidak nyambung. Setelah tadi merenung-renung BERKAT apa yang mesti saya bagikan kepada orang lain karena seharian saya didorong oleh Roh Kudus untuk membagikan BERKAT kepada siapapun dengan cara apapun, maka tadi setelah sambil latihan untuk kesembuhan penyakit, TUHAN memberikan hikmat untuk menulis topik MENGUBAH KUTUK MENJADI BERKAT. Karena keseringan jemaat TUHAN dicecoki dengan konsep-konsep yang tidak Alkitabiahlah yang membuat TUHAN "membebankan" saya untuk menulis hal ini (ampuni saya jika itu bukan kehendakMu yang TUHAN). Saya yakin bahwa pandangan orang-orang Kristen yang sudah dicemari dunia ini selalu menganggap be...

Kehilangan Bagian Terbaik Rencana TUHAN ( Lukas 9:30-33 )

Petrus dan teman-temannya kehilangan bagian terbaik dari rencana TUHAN sehingga mereka tidak mengerti rencana Yesus tentang kepergiannya ke Yerusalem. Itulah sebabnya hampir semua murid-muridNya meninggalkan diri Yesus ketika disalibkan. Sebenarnya Tuhan Yesus mengajak mereka naik ke atas gunung untuk menyingkapkan RAHASIA BESAR bagi mereka. Bahkan maksud Yesus ingin meneguhkan hati para muridNya supaya tidak tawar hati menghadapi kenyataan yang AKAN TERJADI. Bapa sengaja mengirimkan Musa dan Elia sebagai SAKSI kepada KETIGA MURID untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah ANAK ALLAH. Tetapi mereka kehilangan bagian terbaik dari sebuah kisah yang komplit sehingga mereka hanya melihat TRANSFIGURASI YESUS saja TANPA MENGETAHUI MAKSUD RENCANA UTUH dari kisah yang panjang karena TERTIDUR. Ketika khotbah di gereja, seringkali kita ngantuk dan tertidur karena kurang persiapan hati dan fisik,mungkin kita kehilangan bagian khotbah yang paling esensial. Orang yang hidup dalam kedagingan juga jangan ...

Kecil, Kritis, Terhitung, Ternilai, Serius di Mata Yesus (Mat 25:31-46)

PELAYANAN SESUNGGUHNYA Mat 25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; Mat 25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Saudara-saudara pembaca yang seiman dengan saya, kita jangan mempunyai pola pikir yang salah di dalam hal melayani TUHAN. Janganlah terjadi polarisasi pemikiran di dalam diri kita yang jika kita adalah orang Kristen, berarti ruang lingkup pelayanan kita adalah di dalam bangunan fisik gereja semata. Memang, gereja adalah tempat yang seharusnya aman untuk melatih karunia-karunia yang diberikan TUHAN. Kita juga bisa menempa karakter-karakter yang baik, dan seharusnya begitu. Di gereja, orang-orang percaya bisa belajar bermain musik, belajar nyanyi, belajar mengajar Firman TUHAN dan setelah cukup dewasa, maka orang-orang percaya bisa dipercayakan pelayanan menurut karunia ...

Paham Ekstrim vs Liberal

1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. Saudara-saudara,dewasa ini, di semua agama berkembang 2 aliran yang bertolak belakang satu dengan yang lain, padahal kitab suci yang dipegang adalah sama. Muncul istilah aliran mainstream yang biasanya disebuah PAHAM EKSTRIM dan PAHAM LIBERAL. Di Kristen pun sama, terjadi polarisasi 2 pemikiran yang saling berseberangan. Mungkin 2 jenis pemikiran ini sebelum mekar menjadi denominasi ataupun sekte biasanya didahului dengan benih-benih ide yang lahir di pikiran orang percaya. Setelah tidak adanya quality control yang baik dari dalam hati, maka akhirnya pikiran-pikiran itu berbuah menjadi sebuah ide pribadi. Dan akhirnya jika sudah mengeras, maka muncullah sebuah MAHZAB. Saudara-saudara pengikut Kristus yang membaca artikel ini, Firman TUHAN yang tertulis di dalam Alkitab adalah WASIT yang paling bisa dipercaya, tetapi di sisi lain, Alkitab tidak bisa dibaca secara tekstual, tetapi harus kontekstual. Harus ada penundukan di...

Yesus vs Inti Persoalan Manusia

Jika pada saat ini, ada teman sepelayananmu mengalami masalah di dalam kehidupan pribadinya, anggap saja dia mengalami "kelumpuhan rohani", apa yang harus kamu lakukan?Tentunya saya yakin anda akan berpendapat sama seperti saya, BERDOA ! Betul, tindakan paling mungkin dan paling mendasar adalah berdoa bagi dirinya. Tetapi yang lebih utama lagi adalah BERDOA SECARA KOLEKTIF (lebih dari 1 orang). Seperti halnya orang lumpuh yang tertulis di Injil Matius 9:1-8, orang ini bisa datang kepada TUHAN YESUS untuk DISEMBUHKAN karena bantuan dari beberapa orang yang membawanya.Dengan usaha yang ulet dan pantang menyerah, orang-orang yang tertulis di perikop berhasil membawa orang yang mengalami kelumpuhan untuk datang dan disembuhkan TUHAN. Kitapun sebagai orang Kristen harus "terbebani" mempunyai empati seperti itu. Tidak cukup berhenti bersimpati kepada orang yang anda rasa sedang mengalami masalah, tetapi juga dengan tindakan aktif dan tanpa lelah membawa orang tersebut unt...