Langsung ke konten utama

Postingan

Mengubah Kutuk Jadi Berkat

Beberapa kali saya mendengar bahwa ada beberapa pendeta, dan mungkin saja seringkali para hamba TUHAN mencoba untuk membahas topik ini. Tetapi prihatin, secara personal pernah saya dengar bahkan nonton secara visual bagaimana seorang hamba TUHAN yang cukup terkenal mengkhotbahkan topik sesuai judul di artikel ini dengan pemahaman yang sangat dangkal dan tidak nyambung. Setelah tadi merenung-renung BERKAT apa yang mesti saya bagikan kepada orang lain karena seharian saya didorong oleh Roh Kudus untuk membagikan BERKAT kepada siapapun dengan cara apapun, maka tadi setelah sambil latihan untuk kesembuhan penyakit, TUHAN memberikan hikmat untuk menulis topik MENGUBAH KUTUK MENJADI BERKAT. Karena keseringan jemaat TUHAN dicecoki dengan konsep-konsep yang tidak Alkitabiahlah yang membuat TUHAN "membebankan" saya untuk menulis hal ini (ampuni saya jika itu bukan kehendakMu yang TUHAN). Saya yakin bahwa pandangan orang-orang Kristen yang sudah dicemari dunia ini selalu menganggap be...

Kehilangan Bagian Terbaik Rencana TUHAN ( Lukas 9:30-33 )

Petrus dan teman-temannya kehilangan bagian terbaik dari rencana TUHAN sehingga mereka tidak mengerti rencana Yesus tentang kepergiannya ke Yerusalem. Itulah sebabnya hampir semua murid-muridNya meninggalkan diri Yesus ketika disalibkan. Sebenarnya Tuhan Yesus mengajak mereka naik ke atas gunung untuk menyingkapkan RAHASIA BESAR bagi mereka. Bahkan maksud Yesus ingin meneguhkan hati para muridNya supaya tidak tawar hati menghadapi kenyataan yang AKAN TERJADI. Bapa sengaja mengirimkan Musa dan Elia sebagai SAKSI kepada KETIGA MURID untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah ANAK ALLAH. Tetapi mereka kehilangan bagian terbaik dari sebuah kisah yang komplit sehingga mereka hanya melihat TRANSFIGURASI YESUS saja TANPA MENGETAHUI MAKSUD RENCANA UTUH dari kisah yang panjang karena TERTIDUR. Ketika khotbah di gereja, seringkali kita ngantuk dan tertidur karena kurang persiapan hati dan fisik,mungkin kita kehilangan bagian khotbah yang paling esensial. Orang yang hidup dalam kedagingan juga jangan ...

Kecil, Kritis, Terhitung, Ternilai, Serius di Mata Yesus (Mat 25:31-46)

PELAYANAN SESUNGGUHNYA Mat 25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; Mat 25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Saudara-saudara pembaca yang seiman dengan saya, kita jangan mempunyai pola pikir yang salah di dalam hal melayani TUHAN. Janganlah terjadi polarisasi pemikiran di dalam diri kita yang jika kita adalah orang Kristen, berarti ruang lingkup pelayanan kita adalah di dalam bangunan fisik gereja semata. Memang, gereja adalah tempat yang seharusnya aman untuk melatih karunia-karunia yang diberikan TUHAN. Kita juga bisa menempa karakter-karakter yang baik, dan seharusnya begitu. Di gereja, orang-orang percaya bisa belajar bermain musik, belajar nyanyi, belajar mengajar Firman TUHAN dan setelah cukup dewasa, maka orang-orang percaya bisa dipercayakan pelayanan menurut karunia ...

Paham Ekstrim vs Liberal

1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. Saudara-saudara,dewasa ini, di semua agama berkembang 2 aliran yang bertolak belakang satu dengan yang lain, padahal kitab suci yang dipegang adalah sama. Muncul istilah aliran mainstream yang biasanya disebuah PAHAM EKSTRIM dan PAHAM LIBERAL. Di Kristen pun sama, terjadi polarisasi 2 pemikiran yang saling berseberangan. Mungkin 2 jenis pemikiran ini sebelum mekar menjadi denominasi ataupun sekte biasanya didahului dengan benih-benih ide yang lahir di pikiran orang percaya. Setelah tidak adanya quality control yang baik dari dalam hati, maka akhirnya pikiran-pikiran itu berbuah menjadi sebuah ide pribadi. Dan akhirnya jika sudah mengeras, maka muncullah sebuah MAHZAB. Saudara-saudara pengikut Kristus yang membaca artikel ini, Firman TUHAN yang tertulis di dalam Alkitab adalah WASIT yang paling bisa dipercaya, tetapi di sisi lain, Alkitab tidak bisa dibaca secara tekstual, tetapi harus kontekstual. Harus ada penundukan di...

Yesus vs Inti Persoalan Manusia

Jika pada saat ini, ada teman sepelayananmu mengalami masalah di dalam kehidupan pribadinya, anggap saja dia mengalami "kelumpuhan rohani", apa yang harus kamu lakukan?Tentunya saya yakin anda akan berpendapat sama seperti saya, BERDOA ! Betul, tindakan paling mungkin dan paling mendasar adalah berdoa bagi dirinya. Tetapi yang lebih utama lagi adalah BERDOA SECARA KOLEKTIF (lebih dari 1 orang). Seperti halnya orang lumpuh yang tertulis di Injil Matius 9:1-8, orang ini bisa datang kepada TUHAN YESUS untuk DISEMBUHKAN karena bantuan dari beberapa orang yang membawanya.Dengan usaha yang ulet dan pantang menyerah, orang-orang yang tertulis di perikop berhasil membawa orang yang mengalami kelumpuhan untuk datang dan disembuhkan TUHAN. Kitapun sebagai orang Kristen harus "terbebani" mempunyai empati seperti itu. Tidak cukup berhenti bersimpati kepada orang yang anda rasa sedang mengalami masalah, tetapi juga dengan tindakan aktif dan tanpa lelah membawa orang tersebut unt...

Mengapa TUHAN Allah Israel Menyuruh Memusnahkan Suku-Suku Bangsa di Tanah Kanaan?

PILIHAN SULIT TUHAN Ulangan 7:16 Engkau harus melenyapkan segala bangsa yang diserahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu; janganlah engkau merasa sayang kepada mereka dan janganlah beribadah kepada allah mereka, sebab hal itu akan menjadi jerat bagimu. Pertanyaan sesuai judul di atas adalah pertanyaan yang mungkin sering mengganggu pikiran kita, dan saya pun dulu sempat bertanya-tanya, Allah yang katanya penuh kasih yang mengajarkan cinta memerintahkan umatNya untuk memusnahkan bangsa-bangsa yang tinggal di tanah Kanaan. Dulu ketika saya ditanya, kenapa Allah orang Kristen kejam ? Kenapa Allah orang Kristen itu mengajarkan membunuh? Kenapa TUHANnya orang Kristen tidak konsisten? Ayat-ayat Alkitab kontradiktif, saya pun sempat tidak bisa memberikan jawaban. Saya pun sempat bertanya-tanya kepada TUHAN, kenapa Engkau mengizinkan pembunuhan, padahal di dalam hukum Taurat Engkau memerintahkan untuk JANGAN MEMBUNUH. Lalu apakah TUHAN tidak konsisten? Allah itu kejam? Allah itu mengizinkan pembu...

Bahtera Nuh : Ironi "Manusia Raksasa" (Kejadian 6-7)

Kisah Bahtera Nabi Nuh : Kesempatan Yang Terbuang Kisah air bah di zaman Nuh meninggalkan berbagai ironi kehidupan yang bisa kita ambil hikmahnya sebagai pelajaran di zaman ini. Salah satu ironi yang paling "menggelikan" adalah kisah penyelamatan binatang-binatang yang layak masuk ke bahtera Nuh sedangkan manusia-manusia lain selain keluarga Nuh tidak terselamatkan dari banjir besar. Lalu apakah TUHAN Allah tidak memberikan kesempatan kepada mahluk-mahluk raksasa dan orang-orang sezaman Nuh yang gemar melakukan kekerasan? Jawaban pastinya adalah TIDAK ! TUHAN bahkan memberikan kesempatan kurang lebih 100-120 tahun kepada orang-orang sezaman Nuh untuk bertobat ! Tetapi kesempatan emas yang diberikan dalam jangka waktu yang panjang tersebut disambut oleh orang-orang sezaman Nuh untuk memperbaiki diri mereka. Bahkan setelah Nuh menyelesaikan bahtera yang dibuatnya, 7 hari lamanya kesempatan diberikan kepada orang-orang sezaman Nuh untuk merespon panggilan TUHAN. TUHAN Allah tid...