Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kasih

Kasih Sejati vs Kasih Naluri

"Surga Ada di Telapak Kaki Ibu !", "Kasih Ibu Sepanjang Masa" ... banyak orang yang meyakininya sebagai sebuah KEBENARAN MUTLAK. Pepatah itu tidak sepenuhnya salah, tetapi bukan kebenaran sejati. Mayoritas, ibu-ibu di dunia pada umumnya menyayangi anak-anaknya. Bahkan sangat sayang, bahkan ada yang rela mati demi anaknya. Di dalam peperangan dan bencana alam, kita bisa mendapatkan kesaksian tentang ibu yang mati karena melindungi anaknya, sang ibu mendekap anaknya erat-erat sehingga anaknya tidak mengalami luka. Ironisnya, di zaman ini, tidak sedikit juga ibu-ibu yang membunuh anaknya karena kesal anaknya bandel. Ada pula yang bahkan melahirkan anaknya untuk dijual demi mendapatkan uang. Bahkan ada yang menggoreng dan merebus anaknya demi mempertahankan hidupnya sendiri. Di Alkitab, di zaman raja Yoram saat pelayanan nabi Elisa , cerita miris tersebut muncul. Ada pula kejadian di mana "kasih seorang ibu" dinyatakan dengan mengajak anak-anaknya bunuh diri. ...

Perumpamaan Dirham Yang Hilang [LUKAS 15:8-10]

Tuhan Yesus dalam pelayananNya selalu menggunakan perumpamaan untuk mengajar murid-muridNya, orang banyak yang mengerumuni bahkan menegur ahli Taurat dan kaum Farisi. Di dalam kisah perumpamaan dirham yang hilang dikisahkan mengenai seorang wanita yang tekun mencari 1 dari 10 dirhamnya yang hilang. Di dalam perumpamaan dirham yang hilang ini ada pesan khusus yang disampaikan oleh TUHAN YESUS tentang : - ketekunan / persistensi - keseriusan - pemulihan hubungan - pertobatan - menghargai sebuah komitmen dan hubungan. Wanita yang dimaksud di dalam perumpamaan dirham yang hilang ini adalah seorang wanita yang sudah menikah, dan bukanlah seorang janda. Dirham yang dimaksudkan di perumpamaan itu adalah bagian dari mas kawin yang terpasang di atas kepala wanita ketika pesta kawin umat Yahudi. Motivasi dari wanita yang mencari dirham yang hilang ini adalah begitu menghargai sebuah perkawinannya dengan suaminya. TUHAN YESUS ingin mengajarkan kita mempunyai sebuah sikap hati seperti w...